Senin, 08 November 2010

ulang tahun

 

pada suatu hari,ada sebuah keluarga kaya yang sedang sibuk mempersiapkan pesta ulang tahun anaknya yang ke 17.Mereka mempersiapkan pesta ini dengan semeriah mungkin.Keluarga ini merupakan keluarga yang terhormat.dimana sang ayah merupakan seorang pejabat daerah dan memiliki perkebunan yang sangat luas di kalimantan dan sumatera.

Cerita tentang Qurban (2) : Qurban Terbaik

Written by Administrator   

Friday, 05 November 2010


ImageKuhentikan mobil tepat di ujung kandang tempat berjualan hewan Qurban. Saat pintu mobil kubuka, bau tak sedap memenuhi rongga hidungku, dengan spontan aku menutupnya dengan saputangan.

Cerita tentang Qurban (1) : Belum Haji sudah Mambrur (Kisah Yu Timah)

Written by Administrator   

Friday, 05 November 2010


ImageIni kisah tentang Yu Timah. Siapakah dia? Yu Timah adalah tetangga kami. Dia salah seorang penerima program Subsidi Langsung Tunai (SLT) yang kini sudah berakhir. Empat kali menerima SLT selama satu tahun jumlah uang yang diterima Yu Timah dari pemerintah sebesar Rp 1,2 juta. Yu Timah adalah penerima SLT yang sebenarnya. Maka rumahnya berlantai tanah, berdinding anyaman bambu,

InsyaAllah…Menuju Haji Mabrur

Konon jaman dulu, pendahulu kita ketika akan melakukan ibadah haji bisa ada yang memakan selama bertahun-tahun. Pertama dikarenakan teknologi perjalanan yang masih mengandalkan jalur laut dan darat. Tetapi juga ada juga yang melakukan perjalanan sambil mencari bekal didalamnya, ketika sudah terkumpul dia akan melanjutkan arah tujuan demikian seterusnya.

Kuserahkan Jimat sebagai Awal Taubat

Berikut ini ada permohonan penyerahan jimat Ustadzt….”….”Ini adalah jimat dinamakan Lembu sekilan, berbentuk rompi..berkhasiat tahan peluru dan senjata apapun….. yang berikutnya disebut Kitab Istambul berupa kotak berisi buku kecil banget sebagai penglaris dan menambah kepercayaan diri…dan berikutnya adalah sabuk inten didalamnya bertuliskan tulisan-tulisan arab, konon dibeli seharga 5 juta dari seorang yang ‘pintar’ …..dan kemudian yang terakhir adalah tombak nogo sosro, peninggalan turun-temurun keluarga sebagai penjaga keselamatan keturunan keluarga…”